Minggu, 17 Mei 2020

Resensi Novel MELODYLAN Karya Asriaci


1.      Judul resensi : Melodylan
2.      Menyusun data buku :
-          Judul buku    : Melodylan
-          Penulis          : Asriaci
-          Penerbit        : Coconut Books
-          Tahun terbit  : 2017
-          Genre            : Fiksi Remaja
-          Halaman       : 328 halaman
3.      Isi resensi buku
-          Sinopsis
Bukan sakitnya yang membuatku menderita
Tapi bekas luka itu yang membuatku
Terlalu sakit untuk mengingatnya  

***
Melody mempunyai masa lalu yang buruk dengan mantan pacarnya. Hal itu yang membuatnya pindah dan berusaha menjauh dari segala hal yang melibatkan dia dengan masa lalunya. Melody terus menghindari setiap masalah yang terjadi didalam hidupya, dia tidak pernah menyelesaikan masalah itu secara tuntas karena keraguan dan ketakutan yang ada didalam dirinya.
Dylan cowok yang selalu membuat masalah, dia senang dengan masalah-masalah yang terjadi dalam hidupnya, apapun yang dia lakukan pasti menimbulkan masalah. Setiap masalah membuat Dylan merasa, warna-warni dan lika-liku dalam hidup itu nyata adanya..
Pertemuan keduanya bukan tanpa alasan, saling Tarik-menarik dan berbeda paham satu sama lain. Tapi, mampukah keduanya menyesuaikan dengan karakter dan sifat yang berbeda dalam suatu ikatan, yang disebut cinta?
-          Kelebihan buku
·         Bahasa nya ringan, mudah dipahami
·         Alurnya jelas
·         Didalam novel terdapat banyak quotes sehingga membuat pembaca lebih tertarik
·         Konflik yang disajikan ringan, karena permasalahan anak muda yang tidak asing atau sering terjadi
·         Merasa terbawa suasana saat membacanya, emosi kita dibawa dari kesel, baper, nangis dll
-          Kekurangan buku
Sebelum tahu kalau melodylan ada buku keduanya yaitu Melodylan 2 Retrouvailles saya merasa kurang puas dengan endingnya karena menggantung. Tetapi setelah tahu ada buku keduanya ending seperti itu masih oke lah.
4.      Penutup
Novel ini sangat bagus jika ingin dibaca oleh kalian penggemar cerita fiksi, dan secara garis besar novel Melodylan ini lebih berfokus pada penyelesaian masalah si tokoh utama ( Melody ). Kalau masih kurang pas dengan endingnya, bisa baca ulang dan resapi kemudian lanjut baca di wattpad untuk Melodylan yang ke 2 ( Retrouvailes ).


Senin, 04 Mei 2020

Resensi Film MENEBUS IMPIAN

Menentukan unsur-unsur resensi film Menebus Impian 
1. Judul resensi : Menebus Impian
2. Menyusun data buku/film :
-Judul buku/ film : Menebus Impian 
-Penulis : Abidah El Khalieqy / Sutradara : Hanung Bramantyo ( versi filmkan )
-Penerbit : Qalbymedia / Produksi : Dapur film ( versi di filmkan )
-Tahun Terbit : 2010
3. Isi resensi buku 
*Sinopsis
      Nur (diperankan oleh Acha Septriasa) adalah seorang mahasiswi yang menjalani
kehidupan keras bersama ibunya, Sekar (diperankan Ayu Diah Pashya), yang bekerja sehari-hari sebagai seorang buruh cuci. Kedua anak ibu ini memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai bagaimana meraih kehidupan yang lebih baik. Sang ibu memilih agar anaknya memfokuskan diri pada kuliahnya, sedangkan Nur berpikir bagaimana bisa secepatnya bekerja dan memperoleh penghasilan untuk membantu nafkah mereka. 
      Inti cerita filmnya sederhana, bagaimana seseorang yang miskin materi kemudian bisa meraih sukses besar (melalui bisnis MLM). Film ini mencoba bicara soal penderitaan dengan memunculkan beragam masalah yang dihadapi keluarga Nur. Masalah-masalah tersebut tampak sekali dicari-cari tanpa mencoba mendalami konflik dari masalah tersebut. Masalahnya hanya terkesan kompleks namun tidak menyentuh akar permasalahan sama sekali. Apakah kebahagiaan semata-mata akhirnya hanya diukur oleh materi? Dalam perjalanannya, Nur kemudian bertemu dengan Dian (diperankan Fedi Nuril), seorang mahasiswa yang walaupun masih sepantarannya namun, sudah mulai mapan. Dian ini menginspirasi Nur dan membuat Nur kembali berani untuk bermimpi dan bercita-cita kembali. Namun setelah beberapa kali jatuh bangun. Nur mulai merasa ragu terhadap mimpi miliknya yang tampak mustahil untuk diraih. Bersama Dian, Nur akhirnya berani untuk bangkit dan menebus Impiannya kembali.
*Kelebihan buku 
Secara keseluruhan cerita yang diangkat ke layar lebar nyaris utuh, sama dengan novelnya. Tidak banyak perubahan yang terjadi, kalaupun ada, sifatnya hanya penambahan penambahan terhadap tuntutan detil yang logis.lalu cerita tersebut mengajak masyarakat untuk selalu berusaha mengejar impiannya, memberikan inspirasi pada penonton tentang bagaimana seseorang dengan keterbatasan yang dimilikinya masih mampu membangun dan merealisasikan mimpi-mimpinya, memberikan persepsi yang berbeda tentang kegigihan seorang wanita yang berani menjalani hidup dengan segala keterbatasan ekonomi. Dan masih banyak pesan yang terkandung dalam film tersebut. 
*Kekurangan buku 
film ini masalah utamanya adalah kedangkalan tema. Dalam film terdapat beberapa perbedaan dengan novel cerita aslinya. Di ending cerita dalam novel diceritakan, Nur akhirnya menikah dengan Dian dan hidup bahagia. Pernikahan itu bertepatan dengan diperingatinya hari kartini (21 April). Tetapi dalam film hanya di ceritakan sampai Nur mempersembahkan istana megah kepada ibunya tercinta. Di samping itu, tokoh Sekar dalam film diperlihatkan bahwa dia berambut pendek. Hal ini sangat bertolak belakang dengan gambaran yang ada di dalam novel bahwa dia tengah berambut panjang. Tak hanya itu, dalam novel pun di hadirkan tokoh Pak Lik Minto yang banyak membantu Sekar dalam kehidupannya ketika dia baru sampai di kota pertama kali. Pak Lik Minto ini diceritakan bahwa dia adalah adik kandung dari Susilo “tokoh novel” (ayah kandung Sekar) yang telah sukses hidupnya di kota. Namun hal ini tidak terdapat dalam film.
4. Bahasa yang digunakan
Menurut saya bahasa yang digunakan dalam novel menebus impian mudah dimengerti oleh setiap orang yang membacanya.
5. Penutup 
Novel / film ini sangat bagus untuk di baca/ ditonton karena didalamnya mengandung banyak pesan salah satunya adalah pesan untuk kita semua bahwa mejika kita mempunyai keinginan atau impian itu harus melalui perjuangan yang keras tidak hanya sekedar berdoa saja. Dan masih ada hal-hal positif yang dapat kita ambil dalam cerita tersebut. 

Rintihan Laut

Aku Lili, sejak kecil aku sangat menyukai laut, karena menurutku saat aku pergi ke laut aku merasa tenang. Hembusan angin laut menerpa rambu...